Break Event Point sebagai Perencanaan Laba pada PT.Sepatu Bata Tbk

  • Ruaman Yudianto STIE Lembah Dempo
Keywords: Break Event Point, Margin Of Savety

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perencanaan Laba dan meningkatkan Laba yang diperoleh dengan menggunakan metode break event point sebagai alat perencanaan Laba pada PT.Sepatu Bata Tbk. Teknik pengumpulan data yang dirgunakan dalam penelitian ini adalah metode kepustakaan dan pengumpulan data-data keuangan pada PT. Sepatu Bata Tbk Tahun 2012-2016 yang didapatkan disitus resmi Bursa Efek Indonesia. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif yaitu data yang disajikan dalam bentuk angka. Hasil penelitian pada PT. Sepatu Bata Tbk. dengan menggunakan teknik analisis break even point dapat diketahui bahwa, untuk tahun 2012 break event point adalah sebesar Rp.492.432.716.146, dengan tingkat margin of savety sebesar 64,9% sedangkan Tahun 2013 break event point menjadi Rp.689.201.504.823 lebih meningkat dari Tahun 2012 dengan tingkat margin of savety sebesar 62,9%, Tahun 2014 tingkat break even point adalah sebesar Rp.717.449.516.667 dengan tingkat margin of savety sebasar 63,6%, begitu juga dengan Tahun 2015 break event point sebesar Rp.910.661.774.603 angka ini lebih besar dari break event point Tahun 2014 yakni sebesar Rp.717.449.516.667 dengan tingkat margin of savety sebesar 56,9%, dan untuk Tahun 2016 break even point lebih kecil dari tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp.808.813.303.207 dengan tingkat margin of savety sebesar 1,39%.  Faktor indikasi yang mempengaruhi break event point karena beban yang didapatkan perusahaan cukup besar sehingga berpengaruh terhadap Laba. Untuk mengindari perusahaan dari break event point maka perusahaan harus lebih meningkatkan penjualan serta meminimalisir biaya-biaya yang dikeluarkan, agar Laba yang didapatkan bisa sesuai dengan apa yang diharapkan.

 

References

Samryn. 2012. Akuntansi Manajemen. Edisi Revisi. Jakarta. Penerbit Kencana Prenada Media Group.
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Manajemen. Bandung: Penerbit Alfabeta.
Suraji. 2008. Penganggaran Perusahaan:Perusahaan Sebagai Pedoman Pelaksanaan dan Pengendalian Aktivitas Bisnis. Jakata: Mitra Wacana Media
Halim, Abdul, Supomo, Bambang. 2009. Akuntansi Manajemen. Yogyakarta: Edisi Pertama. BPFE
Bastian Bustami dan Nurlela, 2010, Akuntansi Biaya Tingkat lanjut, Yogyakarta: Graha Ilmu.
Kuswadi. 2008. Meningkatkan Laba Melalui Pendekatan Akuntansi Keuangan dan Akuntansi Biaya. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo
Suraji, Lukman. 2013. Akuntansi Biaya. Jakarta: Indeks.
Carter, W.K. 2009. Akuntansi Biaya “Cost Accounting”. Jakarta: Salemba Empat.
Stice, Skousen. 2010. Akuntansi Keuangan, Buku I Edisi 16. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Harapah. 2008. Analisis Krisis Atas Laporan Keuangan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Bustami Bastian & Nurlela. 2013. Akuntansi Biaya. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Mulyadi. 2012. Akuntansi Biaya, Edisi Kelima. Cetakan Kesebelas. Yogyakarta: STIM YKPN.
Horngren. 2008. Akuntansi Biaya: Penekanan Manajerial. Jilid 1. Edisi kesebelas. Jakarta: Erlangga.
Nafarin. 2008. Penganggaran Perusahaan, Edisi Ketiga. Jakarta: Salemba Empat.
Mulyadi. 2012. Sistem Informasi Akuntansi. Jakarta: Salemba Empat.
Munawir. 2009. Analisis Laporan Keuangan, Edisi Keempat. Yogyakarta: PT. Liberty.
Darsono. 2009. Aplikasi Analisis Laporan Keuangan. Yogyakarta: PT. Liberty.
Krismiaji, Aryani Y. Anni, 2011. Akuntansi Manajemen. Edisi Kedua. Cetakan Pertama. UPP STIM YKPN. Yogyakarta.
Prawironegoro, Purwanti. 2009. Akuntansi Manajemen. Edisi Ketiga. Penerbit Mitra Wacana Media. Jakarta.
www.idx.co.id
Jurnal-Ekonomia
Published
2019-05-14