Uji Aplikasi Sistem Pakar Basis Kuisioner

  • Wawan Nurmansyah Dosen Universitas Katolik Musi
  • Masayu Jamilah Dosen Universitas Katolik Musi
  • Antonny Wijaya Dosen Universitas Katolik Musi
  • Teddy Ferdinan Dosen Universitas Katolik Musi
Keywords: aplikasi, antarmuka, kuisioner

Abstract

Humans are currently given the ease of ease of activities in work, play or other things with applications - applications that are currently constantly developing from application developers or the results of research. Mobile expert dental and animal disease (dog) system software has the ability with a limited level of intelligence but an interface that has not been fully tested to see to what extent the developer gets an assessment from the end user.

Usability measurement can be done by interview or questionnaire. This part of the test is very limited in the interface layout and user interest in using the application. 40 respondents as population samples, the questionnaire uses a Likert Scale with a range of 1-3 for each item, the validity test states valid data with r values ​​above 0.31, user interface variables are declared reliable with the value 0.759, for the variable user desires to reuse declared valid with a value of 0764. R2 test is done to find out how much influence the independent variable interface quality with the dependent variable the user's desire to reuse, the interface quality has an effect of 25.4% on the user's desire to reuse. While the remaining 74.6% is influenced by other factors outside the study. Because t arithmetic> t table, then H0 is rejected and H1 is accepted, so there is a significant influence of the quality of the interface on the user's desire to reuse the expert system application (Simple Linear Regression Coefficient Test (t Test).

A simple display that generates application usability for use can be said to be good because users who test the application are considered willing to use it again and none of the results of this study recommended display changes.

Manusia saat ini sangat diberikan kemudahan kemudahan dari aktifitasnya dalam bekerja, bermain atau hal lainnya dengan aplikasi – aplikasi yang saat ini terus berkembang dari pengembang aplikasi atau hasil dari penelitian. Perangkat lunak mobile sistem pakar gigi dan penyakit hewan (anjing) memiliki kemampuan dengan tingkat kecerdasan yang terbatas akan tetapi antar muka yang belum sepenuhnya diuji untuk melihat sampai mana pengembang mendapatkan penilaian dari end user.

Pengukuran usability dapat dilakukan dengan wawancara ataupun kuisioner. Bagian pengujian ini sangat terbatas pada layout antar muka dan ketertarikan pengguna dalam menggunakan aplikasi. 40 orang responden sebagai sampel populasi, Kuesioner tersebut menggunakan Skala Likert dengan rentang 1 – 3 untuk masing-masing item, uji validitas menyatakan data valid dengan nilai r diatas 0.31, variabel antarmuka pengguna dinyatakan reliabel dengan nialai 0.759, untuk variabel keinginan pengguna untuk menggunakan kembali dinyatakan valid dengan nilai0.764. Uji R2 dilakukan guna mengetahui seberapa besar pengaruh variabel independen kualitas antarmuka dengan variabel dependen keinginan pengguna untuk menggunakan kembali, kualitas antarmuka berpengaruh sebesar 25.4% terhadap keinginan pengguna untuk menggunakan kembali. Sementara sisanya sebesar 74.6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Karena t hitung > t tabel, maka H0 ditolak dan H1 diterima, Jadi terdapat pengaruh signifikan dari kualitas antarmuka terhadap keinginan pengguna untuk menggunakan kembali aplikasi sistem pakar (Uji Koefisien Regresi Linear Sederhana (Uji t).

Tampilan yang sederhana menghasilkan usabilty aplikasi terhadap penggunan bisa dikatakan baik karena pengguna yang mengujin aplikasi tersebut dinilai mau menggunakannya kembali dan belum ada dari hasil penelitian ini perubahan tampilan yang direkomendasikan.

 

Published
2020-02-17